Tasikmalaya, tasikraya.com–
Yayasan Ansoriyah Bojonggambir yang menaungi Pondok Pesantren Ansoriyah, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), sukses menyelenggarakan Peringatan Milad Pondok Pesantren Ansoriyah ke-36.
Milad ke-36, bertempat di Kampung Cireundeu, Desa Ciroyom, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.
Perayaan Milad berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri berbagai unsur Pemerintah, Tokoh Pendidikan, serta Tokoh Masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Camat Bojonggambir, Kapolsek Bojonggambir, Kepala UPT Puskesmas Bojonggambir, Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kecamatan Bojonggambir, Ketua Koordinator Wilayah Jawa Barat II Amtsilati, serta para tamu undangan lainnya.
Pimpinan Pondok Pesantren, Kyai Ari Hilman, S.Pd mengatakan momentum Milad ke-36 ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang Pondok Pesantren Ansoriyah dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta berprestasi di berbagai bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Ansoriyah juga menampilkan berbagai capaian membanggakan yang berhasil diraih para Santri dan Siswa selama tahun pelajaran 2025–2026.
Tercatat sebanyak 77 siswa dan santri berhasil mengukir prestasi mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Nasional hingga Internasional.
Sontak, jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), prestasi gemilang berhasil diraih di Tingkat Kabupaten melalui Juara 1 Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah Mata Pelajaran Matematika serta Juara 2 Lomba Calistung dan LLC PAI KKGMI-KKMI Tahun 2026.
Sementara itu, Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) menunjukkan kemampuan akademik yang luar biasa di Tingkat Nasional dengan perolehan 2 Medali Emas Olimpiade Fisika, 5 Medali Emas Olimpiade Matematika, dan 6 Medali Emas Bidang Bahasa Arab dalam ajang Kompetensi Akademik Sains dan Bahasa III Tingkat Nasional.
“Prestasi tidak kalah membanggakan juga ditorehkan oleh Siswa Madrasah Aliyah (MA). Sebanyak 3 Siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3 Siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 4 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN.”Ucap Kyai Ari kepada tasikraya.com, Rabu (17/6/2026).
Bahkan, salah seorang siswi berhasil menorehkan sejarah dengan lolos seleksi perguruan tinggi internasional di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir sebuah capaian yang menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Yayasan Ansoriyah.
Di bidang kepesantrenan, Santri Pondok Pesantren Ansoriyah juga berhasil mengharumkan nama lembaga di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan meraih Juara 1 dan Juara 2 Musabaqah Qira’atil Kutub Fathul Qarib Wilayah Jawa Barat II, serta Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Amtsilati Wilayah Jawa Barat II.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Yayasan Ansoriyah terus berkembang sebagai lembaga Pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan Pendidikan Umum, Keagamaan, dan pembinaan karakter secara seimbang.
Selama 36 tahun perjalanannya, Pondok Pesantren Ansoriyah telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan nilai-nilai keislaman yang kuat.
Pimpinan Yayasan Ansoriyah berharap momentum Milad ke-36 ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan lebih banyak generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Milad ke-36 bukan sekadar perayaan usia, tetapi menjadi momentum untuk terus berikhtiar membangun Pendidikan yang berkualitas dan mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.”Ujar salah satu panitia dalam sambutannya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Yayasan Ansoriyah Bojonggambir optimis akan terus menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang unggul dan terpercaya di Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara itu, Ucu Mulyana, S.IP Camat Bojonggambir menyebutkan Siswa atau Santri Pondok Pesantren Ansoriyah itu lulusanya ada yang diterima di Al-Azhar Kairo Mesir.
“Keunggulanya wisuda Ponpes Ansoriyah itu Amtsilati metode pemahaman belajar menghafal kitab kuning lebih mudah dan ada 10 kitab kuning, ini luar biasa karena satu satunya metode di Tasikmalaya.”Pungkasnya.

