Kabupaten Tasikmalaya- Forum Konsultasi Publik tentang rancangan awal RPJMD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021-2026 menjadi arena kritik tajam DPRD Kabupaten Tasikmalaya kepada Pemkab Tasikmalaya, lambatnya pembangunan ditambah iklim investasi yang tidak sehat membuat target yang tercantum dalam RPJPD 2005-2025 menjadi sulit tercapai.
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi tampaknya cukup geram melihat pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya yang sangat lambat. Seperti target 4 Rumah Sakit yang tertuang dalam RPJPD, yang sampai sekarang tidak kelihatan tanda-tanda akan tercapai.
Belum lagi target lain dalam RPJP seperti akses jalan lingkar utara, lingkar selatan, pasar induk, dan terminal menjadi PR besar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Padahal RPJMD yang sekarang disusun adalah RPJMD terakhir untuk mencapai RPJPD, artinya Pemkab Tasikmalaya hanya mempunyai waktu 5 tahun untuk bisa merealisasikan target-target tersebut.
“ini adalah RPJMD terakhir, tapi kenyataannya target-target di RPJP bahwa kita harus punya 4 rumah sakit, harus punya lingkar utara, jalan lingkar selatan, pasar induk, kemudian terminal, apakah itu akan tercapai di 5 tahun terakhir?” ujar Asep Sopari, Rabu (02/06/2021).
Menurut Asep Sopari pertanyaan itu merupakan pertanyaan yang harus dijawab oleh pemerintah daerah hari ini, dan jika tidak tercapai maka pemerintah daerah harus bisa menjelaskan kepada publik apa yang menjadi hambatan-hambatannya, itu sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.
Asep Sopari juga mengkritisi iklim investasi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak sehat sehingga para investor tidak mau datang, padahal potensi di Kabupaten Tasikmalaya sangat besar, dari mulai pariwisata sampai pertanian, semuanya potensial untuk dikembangkan menjadi sumber-sumber penghasilan daerah.
“Dan yang tidak kalah penting adalah mengenai ikilim investasi yang sehat, karena kita dikenal agak kurang bersahabat, maka dari itu kita menyarankan bagaimana kita memiliki semacam insentif penanaman modal” saran Asep Sopari kepada Pemkab Tasikmalaya.
Dari keterangan yang Asep Sopari sampaikan, tasikraya.com mencatat setidaknya ada 5 point utama yang menjadi kritik DPRD Kabupaten Tasikmalaya kepada Pemkab Tasikmalaya, yaitu :
1. Target yang tertuang dalam RPJPD masih jauh 2. Iklim Investasi tidak sehat 3. Pembangunan Infrastruktur lambat 4. BUMD perlu diperkuat 5. Pemkab harus menjelaskan ke publik.
(tasikraya.com)
