Kota Tasikmalaya, tasikraya.com- Rumah Sakit Jasa Kartini Kota Tasikmalaya menggelar silaturahmi bersama insan pers dalam rangka tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29.
Acara berlangsung di Bale Karsa RS Jasa Kartini lantai 5 ini mengusung tema RSJK Menebar Manfaat, Berbagi, dan Beramal (MEMBARA) dengan tagline “Adaptive, Competent, and Beyond.”
Tema mencerminkan komitmen RS Jasa Kartini untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Lalu, meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia, serta melangkah lebih jauh dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
dr. Riadhi Yulianto, Sp.B., Subsp.Onk(K)., SE., MBA Direktur RS Jasa Kartini mengatakan tema tersebut menjadi arah pengembangan Rumah Sakit dalam menghadapi tantangan layanan kesehatan yang semakin dinamis.
Ia mengatakan RS Jasa Kartini terus mendorong inovasi, termasuk melalui pengembangan digitalisasi layanan kesehatan, guna meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan medis.
“Tema Adaptive, Competent, and Beyond menjadi semangat kami untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat.”Ucap dr. Riadhi, Senin Malam (9/3/2026).
Selain itu, berbagai inovasi layanan juga terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memenuhi visi RS Jasa Kartini dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
Salah satu upayanya adalah penguatan layanan penanganan kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, maupun kecelakaan lainnya dengan menghadirkan tiga dokter spesialis ortopedi yang siap memberikan pelayanan setiap hari, termasuk pada hari libur.
Sontak, RS Jasa Kartini juga telah menyediakan layanan pemasangan AV Shunt bagi pasien cuci darah yang dapat dilakukan langsung di RSJK oleh dokter spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular (BTKV).
Dan dengan adanya layanan ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Rumah Sakit di Bandung untuk menjalani prosedur tersebut.
Berbeda halnya, Direktur PT Karsa Abdi Husada H. Cecep Hendra, MBA menuturkan bahwa selama hampir tiga dekade berdiri, RS Jasa Kartini selalu berupaya memberikan pelayanan kepada siapa pun yang membutuhkan pertolongan medis.
“Kami tidak pernah ingin membiarkan pasien begitu saja. Siapa pun yang datang untuk berobat akan tetap kami layani dan kami bantu. Kalaupun nantinya ada kendala pembayaran, yang terpenting pasien mendapatkan pelayanan terlebih dahulu.“Terang Cecep.
Cecep menyebutkan pengalaman panjang Rumah Sakit dalam melayani masyarakat menunjukkan bahwa komitmen kemanusiaan menjadi landasan utama keberlangsungan RS Jasa Kartini hingga saat ini.
Sementara, Kepala Bagian Pemasaran RS Jasa Kartini Ai Uuh M., Amd.Kep., SH menjelaskan pihak Rumah Sakit juga memiliki komitmen untuk tidak menolak pasien, termasuk pasien peserta BPJS Kesehatan, terutama yang mengalami kendala administrasi seperti kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang belum aktif.
“Pada prinsipnya kami tidak pernah menolak pelayanan terhadap pasien, meskipun saat itu status BPJS atau PBI-nya sedang tidak aktif. Pasien tetap kami layani terlebih dahulu.”Beber Ai Uuh.
Dalam setiap hari terdapat sekitar 5 hingga 6 pasien yang datang dengan kondisi kepesertaan PBI yang belum aktif. Dalam kondisi tersebut, pihak Rumah Sakit memberikan waktu kepada keluarga pasien selama 3×24 jam untuk mengurus pengaktifan kembali kepesertaan BPJS.
RS Jasa Kartini juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk memastikan pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal.
Kendati, dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis, RS Jasa Kartini juga aktif menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar masyarakat luas.
Dengan program tersebut dilakukan baik secara langsung maupun melalui kerja sama dengan instansi Pemerintah maupun Swasta.
Program CSR, diantaranya berupa bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, serta berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sehingga, rangkaian kegiatan HUT ke-29 RS Jasa Kartini juga diisi dengan berbagai agenda sosial dan keagamaan dalam Program Gebyar Ramadan.
Salah satunya adalah Bakti Sosial di wilayah Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, berupa pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi gizi, konsultasi kesehatan, serta pembagian sembako kepada masyarakat.
Kemudian, RS Jasa Kartini juga menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan pegawai, keluarga pegawai, pasien, keluarga pasien, pengunjung, serta pelanggan RSJK sebagai bentuk kebersamaan dalam merayakan hari jadi rumah sakit.
Pada puncak peringatan HUT yang digelar pada 9 Maret 2026, kegiatan diisi dengan Tausiyah, Peringatan Nuzulul Quran, serta santunan kepada Anak Yatim, yang berasal dari keluarga pegawai, warga sekitar Rumah Sakit, serta masyarakat di beberapa wilayah Kota Tasikmalaya.
Dengan begitu, manajemen RS Jasa Kartini juga memberikan penghargaan kepada karyawan berprestasi dengan hadiah umrah gratis bagi tiga orang pegawai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-29 ini, RS Jasa Kartini berharap dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang adaptif, kompeten, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
