Tasik Raya

Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Oleh: Fitriyani (Pengajar SD IT Al-Mukarromah Tasikmalaya)

Allah SWT, Menciptakan manusia sebagai makhluk paling sempurna diantara Mahluk lainnya. Kita tahu yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah Akal. Maka dari itu jika akal manusia tidak dipakai maka manusia telah mendzolimi dirinya sendiri,tidak menempatkan/memakai akal pada tempatnya.

Manusia dilahirkan dengan kondisi berbeda-beda. Ada manusia yang dilahirkan sempurna dan ada juga manusia yang dilahirkan istimewa/ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).

Pada kesempatan ini yang akan saya bahas adalah tentang ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).

Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik.

Contoh salah satu dari Anak Berkebutuhan Khusus yaitu Naja Finalis Hafidz Indonesia 2019 yang di diagnosa Celebral Palsy atau kelumpuhan otak dimana motorik ya tidak bisa terkontrol seperti orang normal lainnya. Namun, meski dalam keterbatasan, Naja justru Menjadi Hafidz 30 juz serta hafal letak surat beserta halamannya. Siapa kira-kira yang membantunya dalam menghafal? Jawabannya ada pada orangtuanya sendiri.

Kedua, Azkanio Nikola Corbuzier anak dari Dedy Corbuzier yang mengidap Disleksia. Disleksia adalah masalah yang memengaruhi cara otak anak dalam memprotes kata-kata tertulis dan lisan sehingga kesulitan membaca, menulis, mengeja kata bahkan berbicara.

Menurut Mom Junction, Disleksia tidak menandakan bahwa anak kurang cerdas atau berbeda dengan anak lainnya, hanya saja seorang Disleksia mengambil lebih banyak waktu untuk memproses informasi ketika berbicara atau membaca. Akan tetapi peran orangtua didalamnya mengantarkan Azka sebagai Predikat Lulusan terbaik di Sekolahnya dan menjadi YouTuber muda di Indonesia saat ini. Dan masih banyak contoh Anak Berkebutuhan Khusus lainnya.

Fisik bukan menjadi alasan untuk seseorang malas, tidak berhasil. Allah SWT menciptakan akal untuk berfikir. Selagi akal berfungsi maka gunakanlah dengan sebaik-baiknya dan jangan malas belajar.

Berikut cara menangani Anak Berkebutuhan Khusus:

1.Orangtua harus lebih terbuka pemikirannya
2.Lakukan pengawasan sedari dini
3.Berikan motivasi perhatian dan bimbingan
4.Adaptasi dengan anak
5.Meningkatkan kedekatan dengan anak
6.Ajari anak untuk mengeksplor keterampilannya
7.Tanaman kemandirian sedari dini
8.Lakukan kerjasama dengan sekolah
9.Pelajari kebutuhan dan kebiasaan anak
10.Pilihlah sekolah yang tepat
11.Ikutkan anak pada terapi sesuai kebutuhannya