Tasikmalaya – Menjelang duel dengan Perses Sumedang, Persitas Tasikmalaya punya modal kemenangan setelah sebelumnya mengalahkan PSGJ Gunung Jati Cirebon dengan skor 2-0. Meskipun demikian lini tengah dari Persitas Tasikmalaya jadi sorotan. Pelatih Persitas Enur Nurdin mengeluhkan lini tengah yang kurang mensupport ke pemain penyerang.
Pertandingan dengan Perses Sumedang itu dilangsungkan di Stadion Wiradadaha pada Minggu (25/08/2019). Menjelang laga itu, Persitas mengevaluasi penampilan lini tengah.
“Setiap lawan tentu melakukan analisis pada permainan kami. Kelemahan kemarin saat lawan gunung jati yaitu pemain gelandang tak bisa build up dari tengah ke depan, dan itu sudah kita rubah, kami terus latihan memperbaiki kesalahan-kesalahan lini tengah”, ucap Nurdin saat konferensi pers jelang lawan Perses Sumedang di Gedung PSSI, Kota Tasikmalaya, Sabtu (24/8/2019).
Dalam upaya meneruskan tren positif, Persitas Tasikmalaya melakukan Rotasi pemain yang sebelumnya sudah main dua kali akan digantikan dengan pemain yang Bugar.
“Saya melakukan rotasi pemain, kemarin yang main dua kali saya simpan dan diganti dengan kemarin yang tidak main, jadi kita rotasi” ujarnya.
Selain memperbaiki lini tengah, Nurdin juga menyiapkan pola penyerangan dari sisi sayap penyerang untuk mencetak gol.
“Kita akan menggempur dari kiri Kanan penyerang dan kita manfaatkan dua sayap penyerang untuk membantu penyerangan” tambahnya.
(rinal/tasikraya)
