Tasik Raya

Marak Polemik Desil, Fossma: Desil Tak Berorientasi Terhadap Keadilan

Tasikmalaya, tasikraya.com
Pengurus Forum Silaturahmi Solusi Masyarakat (Fossma) Tasikmalaya angkat bicara terkait polemik desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Berangkat dari diskusi kecil pengurus Fossma melihat kondisi yang mengkhawatirkan. Memang banyak sekali yang tidak punya tetapi desilnya diatas 5.”Ucap H Otong Saepudin, M.Pd, Pengurus Fossma Tasikmalaya di salag satu Cafe Kota Tasikmalaya, Rabu (2/9/2026).

Desil tidak berorientasi terhadap keadilan

“Sedangkan beberapa orang dianggap mampu tapi desilnya dibawah 5 lalu menjadi dasar atau landasan desil di tetapkan apakah Pemerintah Daerah Provinsi atau Pusat.”Ungkap H Otong kepada wartawan.

Objektifitas penentuan desil

“Dan yang paling menjadi pertanyaan, siapakah yang bertanggung jawab terkait permasalahan desil ini karena ketika kita mencoba menanyakan ke semua itu saling melemparkan.”Terang H Otong.

Sontak, kita melihat berita di media sosial ada seorang kakek pedagang cilok yang masuk desil 10. Desil 10 tergolong super kaya, penghasilannya dari 3 juta keatas.