Tasik Raya

Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik di Kecamatan Puspahiang

Kabupaten Tasikmalaya- Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya menggelar Program Pendidikan Politik Masyarakat Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (29/8/2022).

Kesbangpol bekerja sama dengan Dani Fardian, S.IP selaku anggota Dprd Kabupaten Tasikmalaya, Komisi II Fraksi Partai Golkar, Dapil VII Kabupaten Tasikmalaya. Dan di barengi mitra kerja Kesbangpol yaitu Mochammad Arief Arseha Wakil Ketua Komisi I Fraksi Golkar Dapil III.

Dalam kegiatan Pendidikan Politik kali ini turut hadir, dari Bawaslu dan KPU Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Staf Kodim 0612 Tasikmalaya, Mayor Inf Deni Zenal Mutaqin, Jajaran Polsek Puspahiang, Koramil Salawu, anggota Pemuda Pancasila Puspahiang, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.

Camat Puspahiang, Ari Fitriadi mengatakan agenda hari ini Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya mempunyai program dan waktunya sangat pas sekali.

“Karena, kemarin kita telah memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Semuanya dalam bentuk hiburan, masyarakat 90 persen telah merayakan HUT RI ke-77.”Ungkap Ari Fitriadi kepada tasikraya di Desa kedua Luyubakti, karena pertamanya bertempat di Desa Pusparahayu.

Ia menjelaskan, bahwa peningkatan kapasitas Pendidikan Politik (Dikpol) masyarakat itu terbagi dua.

“Antara Politik dan Demokrasi. Politik adalah proses mereka menyampaikan aspirasinya dan Demokrasi untuk merayakan pestanya.”Ucap dia.

Kemudian, acara Dikpol tersebut dalam bentuk kepedulian dari Pemerintah untuk meningkatkan kedewasaan dalam berpolitik atau bisa disebut “Politic Maturitty.”

Sehingga, diadakannya Pendidikan Politik Masyarakat itu, agar mereka supaya menjadi orang-orang yang berpikir, supaya besok lusa mereka memberikan tendensi, atau “Intrust Politic”.

“Jadi, betul-betul masyarakat bisa cerdas, tidak mudah untuk di amang-amangi, iming-imingi, omong-omongi yang merusak kualitas demokrasi kita sendiri.”Paparnya.

Sementara itu, Rahmat Nugraha Kepala Desa Puspa Rahayu mengatakan sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi untuk mengajak kepada masyarakat untuk mendeklarasikan bahwa kita untuk berhenti dalam rayuan Money Politic.

Selaku Kades, Rahmat mengharapkan pada Pemilu tahun 2024 di tahun Politik, agar masyarakat bisa cerdas memilih wakil rakyat.

“Alhamdulillah sudah berjalan dari tahun kemarin kemarin kondusif, sukses tanpa ekses. Dirinya juga sebelum jadi Kepala Desa pernah bekerja di Panwascam.”Pungkasnya.

 

(Rizky/tasikraya)