Tasik Raya

Karyawan PT. Teodore Gelar Demonstrasi ke Bupati Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya- Ribuan karyawan PT Teodore Pan Garmindo pada hari ini, Senin 16 Oktober 2023 aksi demonstrasi ke Gedung Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Aksi demonstrasi PT TPG berjumlah 1.500 pekerja yang dibawah naungan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92′ Priangan Timur ingin mengadukan kepada Bupati Tasikmalaya dikarenakan sebagai pemangku kebijakan.

Pihak SBSI 92′ Priangan Timur meminta agar Pemkab Tasikmalaya bisa memanggil 3 Direktur yang ada di PT Teodore Pan Garmindo untuk duduk bersama dan bisa menyelesaikan permasalahan upah karyawan yang belum dibayarkan.

Akibat konflik internal di tubuh PT Teodore Pan Garmindo tersebut 1.500 karyawan pabrik yang beralamat di Cisayong itu menjadi korban.

Namun, saat demonstrasi ke Pemda Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya tidak ada di kantornya. Menurut informasi, H Ade Sugianto sedang tugas luar.

“Kami meminta kepada Bupati untuk hadir ditengah-tengah kami (masyarakat). Tetapi, katanya pak Bupati sedang tugas luar.”Ucap Deni Hendra Komara, Ketua DPC SBSI 92′ Priangan Timur kepada wartawan, Senin (16/10/2023).

Deni menegaskan bahwa para pekerja PT TPG menginginkan permasalahan ini cepat selesai, dan kalau bisa hari ini selesai. Jika belum ada kepastian yang pasti, ribuan buruh tergabung SBSI 92′ akan menetap di Pemda Tasikmalaya.

“Kami (Buruh) tidak mau terlibat dengan permasalahan konflik internal mereka. Dan pikirkan kami sekarang nasib buruh ke depanya dan terkait upah buruh sekarang.”Tegas Deni Hendra Komara.

Ia mengatakan yang berhak memanggil mereka adalah bukan kita, tetapi Pemda Tasikmalaya yang bisa melakukan pemanggilan secara paksa.

“Ya, jika pemimpin masih peduli kepada masyarakatnya pasti akan hadir di tengah para buruh.”Singkatnya.

Menurut kabar dari Disnaker, kata Deni, pada hari Rabu nanti baru akan pemanggilan, “Kami mendengar kabar itu belum menerima suratnya. Ya, jangan sampai pada kejadian pada hari jumat lalu. Ada pemanggilan pimpinan PT TPG dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tasikmalaya, tetapi pihak SBSI 92′ tidak diundang pada pemanggilan itu, ada apa ini?.”Ujar dia.

Ribuan PT TPG sudah jelas menjadi korban, seharusnya yang bersengketa yang diundang dan di pertemukan dengan mereka.

“Persoalannya ini urusan perut (upah) buka urusan apa-apa, takutnya terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan permasalahan semakin melebar.”Pungkasnya.

 

(Rizky/tasikraya)