Kabupaten Tasikmalaya- Karangtaruna Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya memfasilitasi Karangtaruna desa untuk mendapatkan wawasan tentang kewirausahaan, melalui kegiatan silaturahmi dengan Karangtaruna Desa se-Kecamatan Bojongasih.
Dian Kurnia Muldani yang akrab di panggil Kang Dian ditunjuk sebagai pemateri untuk berbagi ilmu kewirasahaan yang didasarkan pada literasi baru, diantaranya literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia.
Kang Dian dalam pelatihan kewirausahaannya mengajak peserta untuk membuat produk berdasarkan analisis data permintaan pasar, kebutuhan masyarakat hasil analisis tersebut menjadi sebuah peluang bisnis.
Menurutnya, upaya pengembangan desa harus mempunyai konsep partisapatif, sehingga seluruh elemen masyarakat terlibat aktif. Sepert konsep Jaga Lembur dengan menerapkan nilai silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wangian.
“Bukankah kita banyak menemukan program – program yang “ngayayay” padahal dari perencanaanya bagus, mahal, fantastis tapi hanya bertahan sebentar? Bisa jadi salah satu faktor kegagalannya adalah tidak terlibatnya secara emosial warga masyarakan akan kehadiran program tersebut. SDGs Desa adalah konsep yang bagus dalam menjawab permasalahan kemiskinan, kesenjangan dan melindungi lingkungan maka untuk mensukseskannya harus menerapkan nilai-nilai Jaga lembur.” ucapnya saat diwawancara melalu sambungan telepon, Senin (22/03/2021).
Sementara itu, Ketua Karangtaruna Kecamatan Bojongasih Wawan Rusmawan Effendi menghaturkan terimakasih kepada Kang Dian Kurnia Muldani atas pendampinganya dan berharap menjalin kerjasama dalam pengembangan wirausaha bagi masyarakat Bojongasih.
“Diperyogikeun pisan pelatihan seperti ini oleh orang Bojongasih mah, karena bukan hanya teori tapi langsung praktek juga” Pungkasnya.
(Rizky/tasikraya)
