Kota Tasikmalaya- Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD Kahmi), Forhati, Hipka Kota Tasikmalaya Periode 2022-2027 dan Halal Bihalal berlangsung meriah di Grand Metro Hotel, Minggu (22/5/2022). Dengan tema, “Sinergitas Peran Kahmi Untuk Kemajuan Kota Tasikmalaya.”
Koordinator Presidium KAHMI Kota Tasikmalaya Masa Bakti 2022-2027, Zen-zen Jaenudin, S.Ag., MS.i mengatakan KAHMI adalah bagian integral dari masyarakat, KAHMI juga hadir untuk menjadi bagian dari solusi dari berbagai macam persoalan di masyarakat.
“Bukan hanya sekedar dari persoalanya tapi harus bagian dari solusi.”Ucap Zen-zen Jaenudin kepada awak media, Minggu (22/5/2022).
Zen-zen menyatakan, KAHMI secara inklunsif terbuka untuk melakukan upaya-upaya dalam mengatasi permasalahan bangsa, karena KAHMI mempunyai potensi yang luar biasa, dengan berbagai latar belakang yang ada ditambah kualitas anggota yang mumpuni, maka KAHMI diyakini mampu mengemban tanggungjawab itu.
“Ya, KAHMI bukan hanya dari sisi kuantitasnya tapi saya yakin ada dari aspek kualitas.”Jelasnya.
“Kita basicnya di aktivis HMI, tentunya telah melalui proses luar biasa dan ini bukan hanya berasal kampus Kota Tasik saja yang berhimpun di KAHMI dan hanya kebetulan saja berdomisili di Kota Tasikmalaya serta akhirnya bisa bergabung di KAHMI.” Tambah Zenzen.
Langkah strategis yang akan dilakukan KAHMI ke depan adalah dalam rangka melanjutkan misi HMI, yaitu mengaplikasikan tentang 5 kualitas insan cita.
Pertama, kualitas insan akademis, kedua kualitas insan pencipta, ketiga kualitas insan pengabdi, keempat kualitas insan yang bernafaskan Islam, dan yang kelima adalah kualitas yang bertanggung jawab atas tewujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Alloh swt.
Zen-zen juga menggaris-bawahi amanat-amanat dari Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat maupun Majelis Nasional KAHMI.
“Kita harus mampu menjadi alisator, kita harus mampu menjadi dinamisator, dan kita pada ujungnya harus mampu menjadi fasilitator sehingga ini akan baik-baik saja.”
Ketua Majelis Nasional KAHMI, Dr Ahmad Doli Kurnia Tanjung, S.Si., MT mengatakan bahwa kehadiran KAHMI di setiap daerah tugas utama dan pertamanya adalah bisa menjaga keberlangsungan eksistensi HMI.
Ahmad Doli juga menyatakan bahwa KAHMI sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah ormas. Sebagaimana sejatinya ormas maka KAHMI adalah organisasi yang diharapkan oleh masyarakat untuk bisa mempunyai kontribusi yang tinggi terhadap segala urusan yang dihadapi masyarakat.
“Harapannya, KAHMI sekarang bisa membangun sinergi bersama elemen masyarakat yang lain terutama dengan Pemerintah.”Paparnya.
Terlebih, kata Doli, kita tidak bisa hidup sendiri-sendiri melainkan harus semuanya berkolaborasi, baik dengan Pemerintah Daerah atau dengan siapapun, tidak bisa jalan sendiri.
“Sama juga halnya Kahmi, tidak akan eksis kalau dia tidak bisa berinteraksi bersama ormas atau elemen masyarakat lain.”Pungkasnya.
(Rizky/tasikraya)
