Kabtasikmalaya, tasikraya.com-
Dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di bidang pertanian, pemerintah melalui program P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) telah mengucurkan dana APBN untuk melaksanakan pekerjaan pembuatan saluran air yang menuju ke area persawahan (lahan pertanian) agar aliran air sampai ke lahan garapan, sehingga hasil pertanian dapat di capai dengan maksimal.
Deni, Kades Bojonggaok mengatakan kepada wartawan tasikraya.com bahwa pembangunan P3A Desa Bojonggaok masih sesuai prosedur dan juga transparan, “untuk papan proyek P3A Kp. Buniseah ada, dengan berkaitan masalah pelaksaan fisik sampai saat ini baru menginjak 40-50%”.tuturnya (27/6/2020)
“Mudah-mudahan bisa dipercepat dan masalah pelaksanaan itu Swakelola dan dibangun oleh masyarakat yang di pokmas sendiri sehingga bersifat pemberdayaan.”terangnya
Deni menuturkan, dengan adanya pembangunan irigasi melalui Program P3A itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, dari segi manfaatnya masyarakat sepanjang saluran air itu bisa meminimalisir kebocoran-kebocoran.
Sementara itu, Deni menjelaskan berkaitan dengan aspek pemberdayaan. “Saya bersyukur bisa memberikan penghidupan, karena masyarakat disitu dengan adanya Program P3A mereka bisa produktif sehari-harinya.”bebernya
“Kemarin hari jumat itu libur bagi pengurus kelompok dan pekerja, dan mereka bukan seperti pegawai Desa,”Pungkasnya
(Rizky/tasikraya)
