Tasik Raya

INJ : Fokus Penanganan Covid-19, Harusnya Tidak Ada Pembangunan Dulu Jika Tidak Urgent

Kabupaten Tasikmalaya – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya masih berupaya dalam melawan penyebaran virus corona, terbukti pada pekan ini masih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Ditengah refocusing terhadap penanganan virus corona, Desa Margalaksana di Kecamatan salawu tetap menjalankan proyek pembangunan desa dengan menggunakan sumber dana desa.

Di soroti oleh tokoh masyarakat salawu yaitu Ichwan Nurjaman, sangat menyayangkan proyek pembangunan ini tetap dikerjakan yang seharusnya masih tetap fokus dalam penangan penyebaran virus corona. Saat diwawancarai wartawan tasikraya. Senin, (18/05/2020).

“Tak lama kemarin ada masyarakat di salawu yang positif terkena virus corona, seharusnya fokus pada melindungi masyarakat terlebih dahulu agar tidak ada yang terkena. kalau dirasa proyek pembangunan itu sifatnya sangat urgent demi keselamatan warga itu harus diprioritaskan” kata ichwan.

Ichwan yang sekaligus pengusaha toko bangunan ini juga menuturkan bahwa dalam pembangunan ini tercium adanya markup mengenai bahan bangunan.

“Saya juga heran dengan harga bahan untuk pengerjaan proyek tersebut sangat tinggi, saya tau karna saya pengusaha bangunan” ucapnya.

“Contohnya dengan pembelanjaan semen yang harganya mencapai Rp. 58.000 padahal normalnya Rp. 52.000 – 53.000, apalagi pasir dengan harga Rp. 280.000 per kibik padahal harga pasaran nya itu Rp. 150.000” tambahnya.

Ichwan berharap proyek pembangunan desa yang bersumber dari dana desa itu digunan untuk hal yang lebih bermanfaat.

(fsl/tasikraya)