Kabupaten Tasikmalaya- Program Keluarga Harapan atau yang lebih dikenal dengan PKH, merupakan salah satu program perlindungan sosial sebagai bentuk kehadiran Pemerintah untuk memproteksi dan mengintervensi masyarakat Pra-sejahtera.
Kehadiran PKH sudah terbukti berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, dari mulai menurunkan angka kemiskinan sampai naiknya partisipasi sekolah anak keluarga pra-sejahtera.
Hermin Indra Gunawan, Koordinator Kabupaten Wilayah Selatan menyampaikan keberhasilan tersebut tentunya tidak terlepas dari peranan para SDM PKH yang dengan penuh tanggung jawab mencurahkan tenaga, pikiran, waktu juga materi agar Program PKH dapat berjalan dengan baik, dan para penerima manfaat benar-benar merasakan akan kehadiran para SDM PKH ini.
Dalam rangka membangun kesadaran akan kepentingan bersama untuk menciptakan rasa kesatuan psikologis, rasa simpati dan empati bagi seluruh SDM PKH Jawa Barat, maka perlu upaya nyata guna membangun dan mempersatukan jiwa kesetiakawanan sosial sesama SDM PKH di Provinsi Jawa Barat.
Dalam praktiknya rasa empati dan simpati tersebut SDM PKH Jawa Barat selalu memberikan Donasi atau Uang duka bagi keluarga SDM PKH yang meninggal.
“Sebagai realisasi dari rasa kesetiakawanan sosial tersebut adalah memberikan donasi kepada keluarga SDM PKH yang meninggal, yaitu Putra dari salah satu SDM PKH Kabupaten Tasikmalaya.”ungkap Hermin kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).
Kemudian, Hermin Indra Gunawan berharap, mudah-mudahan pemberian donasi tersebut bisa meringankan beban keluarga SDM PKH.
“Kami Ucapkan terimakasih kepada seluruh SDM PKH Jawa Barat yang telah begitu peduli dan semoga kebaikannya di balas oleh Allah SWT yang berlipat ganda.”terangnya.
Besaran bantuan untuk anak SDM PKH yang meninggal adalah Rp.5.000.000, orang tua almarhum adalah dari Ila Juanda dan Lilis Nuraisah, Pendamping PKH di Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, bantuan tersebut dialokaskan dari Iuran Kesetiakawanan Sosial Sumber Daya Manusia (IKS SDM) PKH Jawa Barat.
(Rizky/tasikraya)
