Tasik Raya

Disindir KDM Terkait Kartu Bahagia, Gita KDI Jawab Seperti ini !

Kota Tasikmalaya, tasikraya.com
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat satu satunya Perempuan, Gitalis Dwi Natarina ngerumpi bareng bersama Milenial dan Gen-Z sebagai generasi sandwich Kabupaten Tasikmalaya.

Gita KDI sapaan akrabnya, ia mengatakan ada 50 persen penduduk di Jawa Barat adalah anak muda.

“Anak muda yang wajib kita tampung aspirasinya segala keinginannya segala yang mereka harapkan.”Ucap Gita pada awak media di Miko Food dan Beverage, Jumat (4/10/2024).

Selain itu, kata Cawagub Perempuan, mereka (Milenial& Gen-z) cemas dengan masa depan dan cemas belum punya pekerjaan.

“Teh Gita disini hadir ingin memberikan solusi kepada Milenial dan Gen-z Tasikmalaya.”Tuturnya.

Janji pasangan Acep Adang-Gita KDI nomor urut 1 akan memberikan solusi yang tepat untuk masyarakat Jawa Barat.

“Dengan program yang isinya alloh kami akan luncurkan salah satunya ada program insentif guru ngaji, memberikan jaminan kesehatanya dan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR).”Ujarnya.

Kemudian, Gita menyebutkan akan memberikan Kartu Wirausaha Prakerja kepada para Kawula Muda memang saat ini sedang galau dengan pekerjaan.

“Anak muda semakin khawatir dan cemas masa depan dengan teknologi makin canggih. insya alloh akan memberikan skills, bimbingan peluang usaha serta modal usaha. Lalu, kartu Pendidikan Bahagia, anak-anak kita insya alloh akan diberikan Beasiswa Sd, Smp, Sma dan para santri yang berprestasi.”Tegasnya.

Gita juga akan memperhatikan Guru-guru dengan kesejahteraanya sehingga Guru guru semakin semangat mendidik anak kita.

“Secara Pendidikan bisa memberikan yang terbaik dan ada pemerataan di Jawa Barat. Santei saja, kartu ini merupakan kontrak politik kami dengan masyarakat solusi program lebih spesifik dari segi Kesehataan, Pendidikan, Ekonomi bahkan keluarga saat ini keluarga yang tidak mampu.”Terangnya.

Kendati demikian, Gitalis menjawab kritikan dari Kang Dedi Mulyadi dihadapan awak media yang meliput.

“Saya pas mendengar ada kritikan masalah ada kartu, ada pernyataan lebih baik pakai ktp aja. Ktp tidak bisa memberikan akses untuk memberikan bantuan yang spesifik. Dia oke (KDM) sebagai identitas tapi dia tidak bisa memberikan program yang kami luncurkan.”Pungkasnya. (*)