Tasik Raya

Dies Natalis ke-73, HMI Tasik Mengajak Kembali Semangat ke-Islaman dan ke-Indonesiaan

Kota Tasikmalaya – Pada tanggal 05 Februari merupakan moment bahagia bagi seluruh kader HMI di Indonesia. Tanggal tersebut merupakan hari lahir Organisasi HMI yang di deklarasikan oleh Lafran Pane beserta 14 kawan-kawannya sebagai oranganisasi ke mahasiswaan yang penuh dengan niat luhur serta perjuangan dan pergerakan intelektual yang luar biasa.

Di Tasikmalaya sendiri, perayaan Milad HMI dilaksanakan dengan penuh khidmat, mulai dari Pemberian penghargaan pemenang Liga Sutsen 41, Pemberian Penghargaan Kepada seluruh Ketua Umum HMI Cabang Tasikmalaya dari periode 1962 sampai periode 2018, Pemberian Penghargaan Kepada pendiri HMI Cabang Tasikmalaya dan terakhir ditandai dengan Talk Show Lintas Generasi. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Rabu (05/02/2020).

Yoga Ahmad Fauzi, S.Pd Selaku Ketum HMI Cabang Tasikmalaya menjelaskan semoga dengan usia ke-73 ini bisa meneguhkan kembali semangat ke-Islaman dan ke-Indonesiaan di tengah-tengah problematika Kebangsaan dan ke-Islaman yang terjadi di Tasikmalaya khususnya, serta umumnya di Indonesia.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga di HUT HMI yang ke-73, ini suatu kehormatan bagi kami yaitu dengan hadirnya Pendiri HMI Tasikmalaya Ayahanda Holis Solehudin beliau merupakan salah satu tokoh hebat yang ada di Tasikmalaya dan menjadi penyemangat bagi saya khususnya dan umumnya untuk kita sebagai kader HMI yang tentunya harus terus memegang teguh komitmen yang telah di pelopori dan diprakarsai oleh leluhur kita, para pendiri kita, yaitu komitmen terhadap ke-Islaman dan ke-Indonesiaan” ucapnya.

Dia menambahkan sebagai kader Mahasiswa dan Kader dari Cendikiawan Muslim tentunya harus bisa menanamkan nilai-nilai ke-Islaman didalam kehidupan nyata dan juga komitmen ke-indonesiaan kita melihat realita yang terjadi dihari ini tentunya, kita harus mengetahui secara hakiki bahwa indonesia ini lahir dari beberapa kerajaan-kerajaan di Nusantara pada jaman dahulu kala.

“Itu saya kira harus betul-betul semangat kembali bagaimana menyampaikan nilai-nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan ini kepada seluruh elemen Bangsa, seluruh elemen ke Organisasi ke-Mahasiswaan, ke-Pemudaan, dan ke-Masyarakatan” ungkapnya.

Tentunya dengan Dies Natalis ini sesuai dengan tema yang diselenggarakan artinya kembali ke Khittah. HMI ini sebagai Islam yang harus terus di naungkan, dengan kondisi sekarang, kita sendiri umat islam yang di gunjang-ganjing, dicerai beraikan, kondisi nya kita harus sebagai pemersatu umat islam.

Sementara itu Pendiri HMI Cabang Tasikmalaya Holis Solihudin merasa senang bisa berkumpul bersama dan mengatakan semangat ke-Islaman dan ke-Indonesiaan harus terus dipegang terus jangan sampai hilang.

“Alhamdulillah pada malam ini bisa bersama-sama berkumpul dan di takdirkan disini. Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa diantara pendiri HMI hanya saya yang berdiri disini. Dengan menanam benih ini, menjadi Biji yang kami tanam selama 73 tahun yang lalu. Dan ternyata hasilnya betul-betul memuaskan, Allah senantiasa merahmati kita sekalian” pungkasnya. (Kiw/Rinal/tasikraya.com)