Tasik Raya

Diduga Libatkan Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, Gaza Gelar Unjuk Rasa Minta Kasusnya Segera Dituntaskan

Kabupaten Tasikmalaya- Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Anak Jalanan (DPP Gaza) Indonesia melaksanakan unjuk rasa ke Kantor Bupati, Kantor DPRD, dan Kantor Dinas Se-Kabupaten Tasikmalaya. Unjuk rasa dilakukan Gaza untuk mendorong kasus-kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya agar segera dituntaskan oleh aparat penegak hukum.

Disela aksi unjuk rasa, Sekjen DPP Gaza Indonesia Iim Imanulloh, S.IP, M.Si menyampaikan Gaza merasa khawatir anggaran pemerintah tidak bisa dikelola dengan baik atau bahkan dikorupsi, sehingga anggara tersebut tidak sampai ke masyarakay.

“Gaza Indonesia menyoroti anggaran yang dikelola oleh pejabat agar tidak di korupsi. Sehingga dana tersebut sampai ke masyarakat.”jawab Iim Imanulloh, Sekjen DPP Gaza Indonesia kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Gaza Indonesia menuntut kepada pihak Polres dan Kejari, agar segera menuntaskan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kasus korupsi tahun 2018 belum tuntas, disinyalir diindikasikan banyak pejabat, anggota dewan sekitar setengahnya, eksekutif, oknum pejabat, aparat yang main disana sehingga kasus tersebut di petieskan.”jelasnya.

Iim Imanulloh menegaskan, miris melihat dugaan korupsi tahun 2018 yang diduga melibatkan banyak pihak, bahkan pihak legislatif dan yudikatif.

“Terutama anggaran dana hibah pada tahun 2018. dimana itu sesuatu hal luar biasa korupsinya secara masif, karena eksekutif, legislatif, yudikatif sebagai penegak hukum juga terlibat.”ujarnya.

Selain melakukan demonstrasi, Gaza juga gelar kegiatan ngamen sebagai bentuk sindirian kepada para pejabat, menurutnya hanya memperdulikan dirinya sendiri di tengah bencana ini.

“Di mana masyarakat kecil disuruh untuk diam, melaksanakan PPKM. Tapi, tidak di jamin hak hidupnya, maka sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah yang berwenang kita mengadakan aksi seperti ini.”tandasnya.

(Rizky/tasikraya)