Tasik Raya

Cair JPS Kemnaker 40 juta, Kelompok Sebut Belanja Barang Harus Ke Perusahaan yang Ditunjuk

Kabupaten Tasikmalaya- Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kemnaker di Kabupaten Tasikmalaya sampai saat ini masih menjadi teka-teki, sehingga banyak masyarakat yang mempertanyakan bantuan JPS itu sendiri.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, wartawan Tasikraya.com menemui salah satu kelompok penerima bantuan JPS tersebut, di Desa Karangmulya Kecamatan Jamanis, Senin (23/11/2020).

Salah seorang perwakilan kelompok yang tidak mau disebut namanya, membenarkan bahwa dia dan kelompoknya menerima bantun JPS dari Kemnaker, bantuannya sebesar 40 juta untuk 20 orang anggota kelompok.

“Muhun leres abi kengeng kang, ieu berbentuk kelompok.” ucap inisial UR.

UR mengatakan bantuan yang diajukan adalah untuk bidang multimedia yaitu sarana teknologi informasi untuk yayasan pesantren.

“Waktu ada program ini saya mengajukan sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, kelompok usahanya dari santri kemandirian untuk belajar IT.” katanya.

Menurut UR, bantuan JPS dengan total anggaran 40 juta ini murni untuk yayasan, alokasinya digunakan untuk membeli Laptop, Camera, Modem, dan Printer. Namun ketika wartawan ingin melihat salah satu contoh barang tersebut, dia mengatakan barangnya belum ada karena prosesnya bertahap untuk pembelian alat-alat tersebut.

“Bertahap kang, ini bekerja sama dengan perusahaan.” ujar UR.

UR menjelaskan bahwa untuk pembelian peralatan yang dibutuhkan ada penunjukan langsung dari Kemnaker RI, jadi kelompok penerima harus menunggu dulu intruksi.

“Kami menunggu arahan bantuan 40 juta itu untuk di belanjakan kemana di belikannya.” bebernya

Lanjut lagi, ia mengatakan sudah di pesen tapi belum datang, pada hari Jum’at, 20 November 2020.

Kemudian, wartawan menanyakan bagaiamana prosedur yang di tempuh untuk mendapatkan bantuan JPS itu?

UR menjawab, “Prosedurnya mengajukan ke Kabupaten dulu lalu ke bidang UMKM lalu ke Pusat.”

Kendati demikian, Dia tidak menyebutkan siapakah orang Dinas untuk menitipkan proposal program bantuan JPS itu tersebut.

“Saya titipin proposal itu ke temen.”ungkapnya dia

(Rizky/tasikraya)