Tasik Raya

Bupati Tasikmalaya Ucapkan Belasungkawa ASN Bogor yang Tenggelam di Pantai Tasikmalaya

Tasikmalaya, tasikraya.com-
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Iyep Yudiana (47) yang sedang berwisata di Pantai Padabumi, Cimanuk Cikalong wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Cecep menyatakan bahwa almarhum merupakan teman masa kecilnya di Pancatengah. Bahkan, Iyep sempat satu Sekolah denganya.

“Saya berbela sungkawa atas wafatnya Iyep. Dia adik kelas saya waktu SD, teman baik di Kampung. Tetapi memang Iyep dapat kerja di Bogor jadi Perawat, kemarin lalu itu dia wisata sama keluarganya, sekalian mudik ke Kampung.”Ujar Cecep Nurul Yakin, Rabu (25/3/2026).

Cecep mengakui sempat takziah kerumah orang tua korban. Bahkan, dia menyambut kedatangan jenazah yang mengangkut Iyep.

“Saya sambut jenazahnya, karena kebetulan saya lagi pulang ke kampung orang tua. Saya dapat kabar langsung takziah.”Ucap Cecep.

Cecep himbau agar wisatawan tidak berenang di lokasi yang dilarang renang. Apalagi, Pantai Selatan Tasikmalaya dikenal kurang bersahabat untuk renang. Selain gelombang, pantai juga agak curam dan berbatu karang.

Dan pengawasan orang tua sangat dibutuhkan tidak terjadi kecelakaan laut.

“Pantai selatan Tasik itu kan kurang bersahabat untuk renang. Main pasir dan nikmati alam atau botram boleh. Kalau buat renang harus dalam Pengawasan dan dalam titik titik tertentu yang sudah ditentukan.”Tegas Cecep.

Sebelumnya, libur hari raya Idul Fitri masih menyisakan duka untuk keluarga besar Iyep Yudiana (47), Aparatur Sipil Negera asal Bogor Jawa Barat. Pria bertubuh gempal ini harus meregang nyawa usai selamatkan anak kecil yang nyaris tenggelam di Pantai Padabumi Pamoyanan Cimanuk Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

Iyep tewas setelah kehabisan nafas disaat anak kecil yang ia selamatkan berhasil di bawa tim SAR ke darat. Korban yang selamat bernama Panji Raspati (7) Pelajar asal Cianjur.

Kejadian ini berawal saat Panji bersama keluarganya berenang di Pantai Padabumi. Panji sempat diperingatkan kakaknya untuk tidak berenang menjauh bibir pantai. Namun Panji tidak mengindajkan hingga terseret arus. Disaat bersamaan korban Iyep langsung terjun selamatkan korban. Sementara aya kandung Panji meminta pertolongan di darat.

“Jadi korban ini bergegas yah dia pas lihat ada anak tenggelam. Dia langsung lari masuk air anak itu diselamatkan smaa korban. Nah tim SAR juga turun. Akhirnya sang anak dibawa ke pinggir namun Iyep sempat tenggelam sebelum akhirnya ditemukan tim SAR. Diberikan pertolongan medis tapi nyawanya tidak tergolong,” Kata Kasatpol Air, Iptu Agus Kasdili pada detikjabar Rabu (23/3).

Kondisi Panji sudah mulai pulih usai jalani perawatan medis di RSUD KHZ Musthafa.

“Iyep dimakamkan dan kondisi Panji sudah sadar di RSUD KHZ Musthafa,” kata Agus Kasdili.