Tasik Raya

Bupati Tasikmalaya Didemo Ribuan Tenaga Kesehatan

Kabupaten Tasikmalaya- Bupati Tasikmalaya diserbu ribuan massa dari honorer tenaga kesehatan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Nakes (FKHN) Se-Kabupaten Tasikmalaya, mereka menuntut Bupati Tasikmalaya untuk memperhatikan nasib honorer tenaga kesehatan.

Tuntutan dari para tenaga kesehatan adalah mereka ingin diakomodir dalam formasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2023, karena nasib mereka terancam jika aturan dari Pemerintah Pusat terkait penghapusan honorer benar-benar dijalankan.

Koordinator Lapangan Demonstrasi FKHN, Asep Anwar mengatakan para tenaga kesehatan itu butuh kejelasan nasibnya dari sekarang, karena ada beberapa nakes honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diserapnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Tasikmalaya hanya menampung sekitar 47 orang untuk kuota nakes honorer yang masuk formasi P3K. Dari 47 formasi itu, 21 formasi untuk kategori II sedangkan sisanya untuk umum.

“Kami menuntut pemerintah daerah untuk mengakomodir 1.275 untuk diangkat menjadi P3K dengan dasar hukum PP 49 tahun 2018 tentang manajemen P3K.”Ungkap Asep Anwar di lokasi Demonstrasi, Kamis (14/07/2022).

Asep menganggap kebijakan yang dirancang pemerintah itu dinilai tak sebanding dengan perjuangan para nakes yang selama tiga tahun kebelakang menjadi garda terdepan untuk berjuang melawan Pandemi Covid-19.

“Padahal selama tiga tahun ke belakang kita sudah mati-matian menjadi garda terdepan menjaga stabilitas pelayanan kesehatan demi menjaga ancaman ketahanan negara dari covid-19. Tetapi, pemerintah daerah tidak ada apresiasi untuk kami. Bahkan, P3K untuk kami pun dikikis untuk profesi lain padahal ketika wabah datang kita dituntut melawan covid-19.”Pungkasnya.

 

(Rizky/tasikraya)