Tasik Raya

Aktivis Tasikmalaya Datangi Kantor DPRD Kota, Desak Penanggulangan Sungai Ciwulan

Kota Tasikmalaya – Gabungan Aktivis Tasikmalaya yang mereka namai Forum Tasikmalaya Penyelamat Sungai Ciwulan (Fortas Tai) datangi kantor DPRD Kota Tasikmalaya untuk meminta audensi mengenai penanggulangan sungai ciwulan, Senin (09/09/2019).

Aktivis Tasikmalaya yang tergabung dari 50 organisasi mahasiswa yang terdiri dari HMI, PMII, KAMMI, Bem Tasikmalaya, organisasi pecinta alam FKPAT, Karang Taruna, Komunitas Cermin, Republik Aer, dan organisasi lainnya sempat memanas pada saat audensi, karna pihak dinas dinilai tanpa persiapan dan tidak membawa data-data.

Ashmasyah Timutiah atau yang sering di sapa acong yang memimpin jalannya audensi meminta data dari dinas Lingkungan Hidup Tasikmalaya terkait baku mutu air limbah di kota Tasikmalaya, data industri yang berlokasi di bantaran sungai, strategi sanitasi kota Tasikmalaya, hingga data inventaris fasilitas pengelolaan sampah di kota Tasikmalaya, namun sama sekali tidak dipenuhi.

“Sungai Ciwulan sudah sangat tercemar tapi dinas terkait tidak bisa menjelaskan permasalahannya dan rencana tindak lanjutnya. Mereka terus berkelit sedang menunggu uji lab atas sample air sungai ciwulan, dan mereka menjanjikan hasil penelitian yang akan beres setelah dua minggu dari sekarang. kita akan tetap tunggu”, ujar acong dalam audensi.

Sementara itu Ketua sementara DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, SH saat audensi mengatakan, dewan sudah berulang kali mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan permasalahan lingkungan karna penting untuk masyarakat.

“Terkait lingkungan, kita sudah sering mengingatkan pemerintah. Tolong perhatikan masalah limbah, sampah, galian C, tindak tegas perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan”, kata aslim.

Perihal tuntutan Fortas Tai untuk rencana dinas terkait menanggulangi pencemaran sungai ciwulan, Aslim menuturkan dewan akan segera mengudang dinas terkait, masksimal pada rabu (11/09/2019).

“Kita akan sampaikan keluhan ini kepada eksekutif, dalam hal ini dinas terkait. Kita akan dorong agar keluhan masyarakat ditindak lanjuti oleh pemerintah”, ujar aslim.

(fsl/tasikraya)