Kabupaten Tasikmalaya-
Curah Hujan yang tinggi sejak beberapa hari ini, terutama tSenin dinihari (12/10/2020) di Wilayah Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya telah memicu pergeseran tanah atau yang sering di sebut tanah Longsor, sehingga mengakibatkan badan jalan Kabupaten tepatnya di Pasir Gintung Lengkong Barang yang berada di Blok Ganggaong Kedusunan Cinangsi tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat akibat dari longsoran tanah kebun milik Amir warga Rt02/Rw02.
Menurut Kepala Desa Mandalamekar, Alfie Akhmad kepada tasikraya.com mengatakan, bukan hanya di jalan Kabupaten Blok Ganggaong saja. pergerakan tanah atau longsor juga terjadi di Bantaran Sungai Ciwulan Blok Cinangsi Rt01/Rw02 yang mengakibatkan sebagian sawah milik ahmad selaku warga hanyut terbawa arus deras Ciwulan.
Lanjut Alfie, ekstrimnya cuaca malam tadi juga mengakibatkan longsoran tanah tertutupnya sebagian badan jalan yang menghubungkan dusun mekarsari dan dusun cinunjang yaitu tepatnya di blok sawah lega.
“Jalan penghubung ke kampung cimanggu tepatnya blok pasir badak mengalami retakan yang cukup membahayakan pengguna para jalan.”terangnya
Alfie Akhmad Kepala Desa Mandalamekar yang sejak pagi turun di lokasi longsor memimpin warga evakuasi tanah longsor agar warga yang berada di Gulampeng Pasir atau bebukitan dan di bantaran sungai agar tidak terlalu lelap tidur. karena curah hujan tidak dapat diprediksi, seperti tadi malam hujannya yang besar dan durasi yang lama sangat mengerikan.
ia juga berpesan jangan sembarangan mengeksploitasi tanah dan menebang pohon di daerah perbukitan dan atau mengambil pepohonan yang fungsinya sebagai perekat bebatuan dan tanah di perbukitan yang berada di tebing tebing curam.
“Jangan asal liat untung, lihat juga mudharatnya, semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari musibah ini dan hanya kepada Alloh saja kita mohon pertolongan.”Pungkasnya
(Rizky/tasikraya)
