Tasik Raya

Agustus Mendatang Tasikmalaya Menjadi Tuan Rumah Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026

Tasikmalaya, tasikraya.com– Kabupaten Tasikmalaya tengah bersiap menyambut Ratusan Pencinta Petualangan dari seluruh penjuru Negeri.

Pengurus Pusat Overlanding Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya secara resmi telah melakukan survei lapangan serta rapat koordinasi matang guna menyambut gelaran akbar Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 mendatang.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Overlanding Indonesia, Irjen Pol. Arif Rachman, beserta jajaran pengurus pusat dan daerah.

Dari pihak tuan rumah, hadir Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupten Tasikmalaya Roni Ahmad Sahroni, para Kepala Perangkat Daerah, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) terkait yang siap menyukseskan agenda nasional tersebut.

Dalam rapat persiapan yang berlangsung dinamis, dibahas berbagai aspek teknis secara komprehensif. Mulai dari pemetaan rute perjalanan yang menantang, penentuan titik perkemahan (camping ground) yang representatif, pemenuhan fasilitas peserta, hingga skema pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar lokasi kegiatan.

Sementara itu, Ketua Overlanding Indonesia, Irjen Pol. Arif Rachman mengatakan bahwa esensi dari komunitas ini jauh melampaui sekadar hobi otomotif dan eksplorasi alam bebas.

Kemudian, ada tanggung jawab moral yang dibawa dalam setiap deru mesin kendaraan mereka.

“Overlanding Indonesia bukan hanya tentang perjalanan dan petualangan. Kita menikmati keindahan alam, tetapi juga harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk menjaganya. Kita ingin meninggalkan jejak sosial yang nyata dan bermanfaat melalui program pendidikan, sosial, lingkungan, dan kesehatan bagi masyarakat setempat.”Ungkap Irjen Pol. Arif Rachman, Senin (22/6/2026).

Sebagai bukti nyata dari visi tersebut, Jambore Nasional ini nantinya akan diisi oleh serangkaian aksi kemanusiaan.

Diantaranya adalah dukungan nyata terhadap pembangunan madrasah, penyaluran bantuan perlengkapan pendidikan, edukasi pelestarian lingkungan hidup, serta pembinaan karakter generasi muda.

Rencana kolaborasi ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menyebutkan bahwa event berskala nasional ini merupakan momentum emas yang sangat strategis, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi komunitas, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi, promosi wisata, dan investasi sosial daerah.

“Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendukung penuh penyelenggaraan Jambore Nasional Overlanding Indonesia. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang sangat luas, mulai dari sektor pendidikan, promosi potensi wisata daerah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh perangkat daerah akan bersinergi dan berkolaborasi lintas sektor demi memastikan acara ini berjalan sukses.”Ujar Bupati Tasikmalaya.

Bupati Tasikmalaya menjelaskan pentingnya aspek inklusivitas dalam acara ini. Ia meminta agar manfaat dari kehadiran komunitas Overlanding Indonesia ini dapat dirasakan langsung oleh generasi muda Tasikmalaya di berbagai Kecamatan.

Berdasarkan perencanaan awal, jambore ini akan mencetak sejarah baru dengan melibatkan sekitar 500 Pelajar tingkat SMA/SMK/Madrasah Se-Kabupaten Tasikmalaya. Para pelajar ini akan melebur bersama para peserta Overlanding Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain diajak menikmati keseruan aktivitas camping dan penjelajahan alam, para generasi muda ini akan dilibatkan aktif dalam Wawasan Kebangsaan & Edukasi dengan menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pembentukan karakter kepemimpin

Sehingga acara Bakti Sosial terintegrasi dengan terjun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan fasilitas sosial. Serta aksi Peduli Lingkungan dengan melakukan penanaman pohon dan edukasi pengelolaan sampah di kawasan konservasi.

Melalui sinergi kuat antara komunitas Overlanding Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, dunia pendidikan, dan masyarakat, Jambore Nasional 2026 ini diharapkan mampu menjadi pemantik gerakan sosial yang masif. Sebuah pembuktian bahwa mencintai Indonesia bisa dilakukan dengan cara menikmati keindahan alamnya, menjaga kelestariannya, dan memuliakan masyarakatnya.